Rabu, 23 Maret 2011

Nafsu Tak Tertahankan, Tukang Sampah Perkosa Janda Tua

Meski sudah memiliki istri sebagai pelampiasan hasrat, ternyata tak memuaskan rasa birahi Muhammad Yusuf Abbas (49). Nafsu seksnya malah berkobar-kobar melihat seorang janda tua yang pantas menjadi neneknya. Korban dipaksa bersetubuh dengan iming-iming Rp50 ribu. Karena menolak, tersangka pun memperkosa perempuan uzur tersebut.


Belakangan peristiwa ini tersimpan rapi, tanpa ada satupun warga yang mengetahui. Namun dasar bodoh, Yusuf lantas membongkar sendiri aib tersebut dengan melapor aksi pemukulan ke polisi.

Pasalnya, pelaku tak terima saat anak kandung korban, Kha (71) memukulnya pasca mengetahui insiden menimpa orang tuanya itu. Padahal kejadian sudah berlangsung pada bulan 26 Januari 1011 lalu. Hingga tersangka pun segera diringkus polisi.

Dalam keterangannya kepada petugas, pekerja sampah yang menetap di Hagu Barat Laut, Banda Sakti, Lhokseumawe ini mengaku. Ia telah memperkosa Kha di dalam kamar kediaman korban.

Wanita malang sekaligus tetangganya tersebut, didatangi saat kondisi rumah sedang sepi. Ia masuk lewat pintu belakang dan melihat si nenek sedang memasak. Selanjutnya Yusuf menawarkan uang sebesar Rp50 ribu, agar Kha bersedia melayaninya di tempat tidur. Terang saja perbuatan mesum itu ditolak.

Merasa sudah kebelet dan nafsu di ubun-ubun, Yusuf lantas memaksa serta menarik tubuh renta tersebut ke dalam kamar. Hingga aksi perkosaan berlangsung tuntas, bahkan petugas kebersihan itu mencapai klimaks.

Pasca ditimpa perbuatan cabul, korban yang sudah uzur tersebut trauma. Ia tak berani mengatakan kejadian terhadap siapapun termasuk anak-anaknya. Kebetulan Kha tinggal berdua dengan seorang putranya, kemudian merasa heran melihat perubahan dialami sang ibu.

Usut punya usut, akhirnya wanita renta ini pun mengaku. Merasa orang tuanya telah diperlakukan tak wajar, spontan saja si anak naik darah. Ia mendatangi Yusuf dan melakukan pemukulan sampai tersangka babak belur. Namun kejadian tak dilaporkan ke polisi, mengingat aib ibunya yang bakal terkuak jika sampai diketahui orang kampung.

Sayangnya pikiran itu tak terlintas dibenak Yusuf. Malah si pemerkosa inilah melapor balik ke petugas Polsek, sehingga langsung ditindaklanjuti. Dari hasil pemeriksaan akhirnya terungkap seluruh aksi perkosaan.

Keterangan ini dibenarkan Kapolres Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso, melalui kapolsek Banda Sakti Iptu Ibrahim Prades.

“Awalnya tersangka mendatangi mapolsek untuk membuat pengaduan, kalau dirinya dipukul oleh warga. Mendapat laporan ini kami langsung melakukan pengecekan. Ternyata Yusuf dipukul anak dari Kha (71) yang merupakan korban pemerkosaan. Oleh karena itulah lalu kita mengamankannya, yang sudah membongkar aib sendiri,” terang kapolsek seperti diberitakan Rakyat Aceh (Grup JPNN).

Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengakui perbuatannya telah memperkosa manula dekat rumahnya. Bahkan dengan polos dia mengatakan melakukan pemerkosaan hingga klimaks. Yusuf merasa heran kenapa tiba-tiba dirinya pingin menyetubuhi korban, padahal sudah punya istri dan anak-anak.

“Korban juga telah kita lakukan pemeriksaan, namun belum rampung. Sebab kondisi nenek sudah tidak stabil dan terlihat sudah lemah. Bahkan tadi saat kita mabil keterangan seperti kejang-kejang. Terpaksa kita hentikan dan membawa nenek pulang,”ujar kapolsek. [jpnn.com]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar